Friday, July 1, 2011

NASIB TKW INDONESIA

Nasib Ruyati berakhir di tiang gantungan setelah sekian lama mencoba mengadu nasib untuk memperbaiki ekonomi keluarga.  Mendengar berita tentang nasib beberapa TKW asal Indonesia di  Luar Negeri, hati kita serasa tersayat, teriris dan  terkoyak.  Tak dapat kubayangkan betapa berat penderitaan mereka yang mengalami penyiksaan, pencabulan, pelecehan seksual  atau menunggu hukuman pancung.  Sungguh tragis dan memilukan.  Demikian pula dengan keluarga yang mereka tinggalkan,  penderitaan mereka semakin bertambah panjang.  Mereka harus kehilangan orang yang mereka sayangi disaat mereka kesulitan mencari sesuap nasi.
Mataku berkaca kaca, dadaku serasa sesak, tanpa terasa air mata mengalir setiap kali  mendengar berita saudara kita di luar Negeri harus mengalami Penyiksaan dan perbuatan biadab  lain yang hanya pantas dilakukan oleh binatang. Lalu siapa yang pantas bertanggung jawab dengan semua ini  ?, berikut saya kutip  beberapa celoteh saudara kita   :   

  1. Keluhan TKI di Madinah Al Munawaroh... justru itu, kita tdk bs merubah paradigma yg sdh berjalan di arab, yg perlu di rubah dan di rombak adalah sistem birokrasi di pemerintahan kita, sbagai contoh mungkin, ini pandangan dr budak, kinerja perwakilan negara kita di sini, mereka tdk mau peduli dgn para TKI... itu awalnya.
  2. Maaf saya br membaca judulnya saja sdh ga percaya, mana bisa kita tdk di lecehkan...?? dan itu Impossible kawan..... mungkin klu kt penurut, mau di suruh kerja apa saja yg tdk sesuai dgn job/ PK yg kt tanda tangani di indo, atau barang kali kt mau jd penjilat...?? Kultur budaya dan perilaku hidup org arab itu lain bung.....!! di sini msh persis jaman jahiliyah seperti apa yg di ceritakan guru agama kt sewakttu kt msh SD...   
  3. Justru itu Bung, Judl saya sebenarya MEMPERTANYAKAN KERJA PEMERINTAH KITA disana, Jika CARA KERJA KBRI seperti yang diceritakan MAs SUPRI maka ..Bagaimana anak bangsa tidak dilecehkan ??? ya PASTI DIREMEHKAN dan Tidak dihargai disana, karena satu-satumnya cara agar Mereka menghargai TKI kita adalah KETEGASAN dan PEMBELAAN MAKSIMAL dari NEGARA, Jika tidak ada ... YA STOP SAJA pengiriman ke ARAB, NEGARA LAIN MASIH BANYAK KOK yang Masih Menghargai KERJA BANGSA KITA.

No comments:

Post a Comment